SELAMAT DATANG DI WEBSITE BAPPEDA KABUPATEN BENGKULU SELATAN

Peluncuran Gerakan Nasional 1000 HPK

Peluncuran Gerakan Nasional Sadar Gizi dalam rangka 1.000 Hari Pertama Kehidupan (Gerakan 1000 HPK) telah dilakukan oleh Menteri Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat, Agung Laksono, bersama-sama dengan Menteri PPN/Kepala Bappenas, Armida S. Alisjahbana, Menteri Kesehatan, Nafsiah Mboi, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Linda Agum Gumelar pada Rapat Kerja Peluncuran Gerakan Nasional Sadar Gizi dalam Rangka 1.000 Hari Pertama Kehidupan (Gerakan 1000 HPK), Rabu (19/9) di Ruang Serba Guna Kementerian PPN/ Bappenas. Dalam sambutannya, Bapak Agung Laksono mengatakan Gerakan Nasional Sadar Gizi bukan merupakan hal baru. Pada era tahun 1950-an sudah ada gerakan perbaikan gizi ditandai oleh slogan “Empat Sehat Lima Sempurna.” Kemudian tahun 1990-an, seiring perkembangan ilmu pengetahuan dan masalah gizi di Indonesia, perbaikan gizi ditandai dengan kampanye gizi seimbang dan keluarga sadar gizi. 


Sebagai simbolik peluncuran gerakan 1000 HPK, dilakukan penyerahan Kerangka Kebijakan dan Pedoman Perencanaan Program kepada para wakil pemangku kepentingan dari pihak pemerintah dan nonpemerintah. Dari pihak pemerintah, yaitu Kementerian Kesehatan, Kementerian PPN/Bappenas, Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Kementerian Pertanian, dan Bappeda Papua. Sementara itu, dari pihak nonpemerintah, yaitu perwakilan dari UNICEF dan World Bank, dunia usaha, media, asosiasi profesi, perguruan tinggi, dan perwakilan pakar. Secara resmi, pelaksanaan secara nasional Gerakan 1000 HPK ini akan dilaksanakan pada bulan November 2012 oleh Ibu Negara, Ibu Ani Yudhoyono.

Gerakan 1000 HPK ini sejalan dengan upaya global dalam penanganan masalah gizi melalui program Scaling-up Nutrition Movement (SUN Movement) yang diprakarsai oleh PBB. Tujuan global SUN Movement adalah menurunkan masalah gizi, dengan fokus pada 1000 hari pertama kehidupan (270 hari selama kehamilan dan 730 hari dari kelahiran sampai usia 2 tahun). Sejak Desember 2011, Indonesia telah menjadi bagian dari SUN Movement yang saat ini beranggotakan 28 negara. “Di Indonesia gerakan SUN Movement disebut dengan Gerakan Nasional Sadar Gizi dalam rangka Seribu Pertama Kehidupan disingkat menjadi Gerakan 1000 Hari Pertama Kehidupan—Gerakan 1000 HPK,” ujar Ibu Armida dalam kata sambutannya. 

Untuk merumuskan Gerakan 1000 HPK, lanjut Ibu Armida, di Indonesia telah dilakukan serangkaian kegiatan yang melibatkan pemangku kepentingan utama yang terdiri atas kementerian dan lembaga (K/L), dunia usaha, mitra pembangunan internasional, lembaga sosial kemasyarakatan (LSM), dan didukung oleh organisasi profesi, perguruan tinggi serta media. Dari serangkaian kegiatan tersebut telah dihasilkan tiga dokumen yaitu: pertama, Kerangka Kebijakan Gerakan 1000 HPK. Kedua, Pedoman Perencanaan Program Gerakan 1000 HPK. Ketiga, Rancangan Peraturan Presiden tentang Gerakan Nasional Sadar Gizi. 

Ciri khusus kegiatan Gerakan 1000 HPK, tambah Ibu Armida, sebagaimana digariskan dalam Global SUN Movement memerlukan penguatan intervensi bersifat spesifik yang masih belum optimal pelaksanaannya, serta peningkatan intervensi bersifat sensitif yang memerluakan komitmen dari berbagai pemangku kepentingan. ”Selain itu, setiap kegiatan Gerakan 1000 HPK harus memiliki nilai tambah dan sesuai kebutuhan (demand driven), dilakukan secara lintas sektoral, terpadu, efisien, dan memiliki dampak luas serta memungkinkan berbagai pemangku kepentingan bekerja sama dan berkesinambungan,” kata Ibu Armida. 

Pentingnya 1000 Hari Pertama Kehidupan
Deputi Bidang SDM dan Kebudayaan, Dra. Nina Sardjunani, MA, menjelaskan betapa pentingnya 1000 hari pertama kehidupan. Perbaikan gizi pada kelompok 1000 HPK akan menunjang proses tumbuh kembang janin, bayi dan anak sampai usia 2 tahun. Oleh karena masalah gizi dan kesehatan bukan disebabkan oleh faktor genetik semata melainkan dominan paling besar disebabkan oleh faktor lingkungan.hidup yang dapat diperbaik dengan fokus pada masa 1000 HPK.

Untuk itu, guna mengimplementasikan gerakan 1000 HPK tersebut, telah disusun Strategi Nasional yang terdiri atas tiga tahap. Tahap pertama adalah membangun komitmen dan kerja sama antarpemangku kepentingan. Tahap kedua, mempercepat pelaksanaan Gerakan Nasional Sadar Gizi meningkatkan efektivitas dan meningkatkan sumber pembiayaan. Selanjutnya, tahap ketiga yaitu memperluas pelaksanaan program, meningkatkan kualitas pelaksanaan dan memelihara kesinambungan kegiatan untuk mencapai indikator dampak yang sudah disepakati, papar Ibu Nina dalam acara peluncuran gerakan 1000 HPK

Sumber : Bappenas.go.id