SELAMAT DATANG DI WEBSITE BAPPEDA KABUPATEN BENGKULU SELATAN

Masterplan Minapolitan



Kabupaten Bengkulu Selatan memiliki potensi yang bagus dalam bidang perikanan terutama perikanan budidaya, untuk dibangun dan dikembangkan sehingga mampu mendorong pencapaian tujuan dan prioritas pembangunan menjadi daerah yang makmur dengan konsepsi minapolitan.

Konsepsi Minapolitan, sebagaimana disebutkan dalam Keputusan Menteri Perikanan dan Kelautan Republik Indonesia Nomor: 18/MEN/2011 adalah konsepsi pembangunan ekonomi kelautan dan perikanan berbasis kawasan berdasarkan prinsip-prinsip terintegrasi, efisiensi, berkualitas dan percepatan, dengan tujuan meningkatkan produksi, produktivitas dan kualitas produk kelautan dan perikanan menuju pertumbuhan ekonomi di daerah.


Potensi Perikanan budidaya di Kabupaten Bengkulu Selatan terdiri dari perairan umum, kolam air deras, kolam air tenang, mina padi dengan jumlah produksi dari Kolam air deras sebesar 7.755 ton, kolam air tenang 3.552,91 ton dan mina padi 1.831,30 ton perhari.

Menyadari besarnya potensi perikanan budidaya, maka Pemerintah Daerah Kabupaten Bengkulu Selatan telah memulai langkah atau upaya untuk pembangunan dan peningkatan produktivitas sektor perikanan dengan konsepsi minapolitan, melalui penyusunan dokumen Masterplan Minapolitan.

Dan kabar menggembirakan datang bersamaan dengan diterimanya Surat Keputusan Menteri Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia Nomor: 35/KEPMEN-KP/2013 tentang Penetapan Kawasan Minapolitan dan di Kabupaten Bengkulu Selatan telah ditetapkan 3 (tiga) kawasan atau kecamatan sebagai kawasan minapolitan yaitu Kecamatan Seginim, Kecamatan Air Nipis dan Kecamatan Kedurang.

Dokumen Masterplan Minapolitan download disini
SK Menteri Kelautan dan Perikanan download disini

2 komentar:

  1. alhamdulilah telah dapat bantuan satu unit exavator dari kementerian kelautan dan perikanan dirjen budidaya semoga dapat bermanfaat untuk pengembangan kawasan minapolitan di Kabupaten Bengkulu Selatan

    BalasHapus
  2. Semoga pembangunan di Kab. Bengkulu Selatan semakin pesat

    BalasHapus