Bappeda Bengkulu Selatan ikuti Workshop Penilaian Indeks Ketahanan Daerah

Kota Bengkulu ,-Penilaian indeks ketahanan daerah (IKD) merupakan upaya untuk mengukur kapasitas penanggulangan bencana di wilayah administrasi, baik di tingkat kabupaten, kota dan provinsi. Penilaian tersebut merupakan salah satu elemen dalam penyusunan peta kapasitas dan selanjutnya dapat memutakhirkan peta risiko bencana. 

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melalui Direktorat Pemetaan dan Evaluasi Risiko Bencana (PERB) tengah memfasilitasi penilaian IKD di tingkat kabupaten, kota dan provinsi seluruh Indonesia. Kepala BPBD Provinsi Bengkulu Rusdi Bakar, M.Pd menyampaikan bahwa proses fasilitasi penilaian IKD yang dilakukan BBPD bersama pemerintah daerah dengan penginputan 7 prioritas dengan 71 indikator.

Bappeda litbang melalui Kabid PSI Dwi Prian Dona, ST mengatakan bahwa IKD merupakan indikator sasarn bupati dan indikator tujuan kepala BPD dengan nilai indeks tertinggi 1 Pengumpulan hasil penilaian IKD dilakukan melalui inaRISK (http://admin.inarisk.bnpb.go.id/), suatu platform yang digunakan untuk penilaian kapasitas daerah secara mandiri melalui daring. Hasil IKD nantinya tersimpan dalam server dan dapat diakses kembali oleh masing-masing daerah sehingga ini memudahkan proses pengarsipan dan pemutakhiran nilai IKD. 

Berdasarkan hasil inventarisasi yang telah dilakukan pada saat proses fasilitasi, presentase kabupaten dan kota yang telah mengumpulkan IKD mencapai 70 persen atau sebanyak 380 dari total 514 wilayah administrasi setingkat kabupaten dan kota.

Selain pencapaian target pengumpulan IKD, BPBD terus mendorong pemerintah kabupaten untuk melakukan penilaian sehingga kapasitas daerah dapat terpetakan dengan baik. Penilaian IKD selanjutnya akan digabungkan dengan dokumen kapasitas masyarakat untuk menghasilkan peta kapasitas. Bersama dengan tiga dokumen lainnya, yaitu peta kerentanan, peta bahaya dan rencana penanggulangan bencana, kemudian pemerintah daerah dapat menyusun peta risiko bencana.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here