Bappeda Hadiri Lokakarya Penanganan Kawasan Permukiman Kumuh

Guna mendorong pengentasan kawasan permukiman kumuh di Provinsi Bengkulu, Direktorat Pengembangan Kawasan Permukiman, Dirjen Cipta Karya, Kementerian PUPR melalui Program Kotaku menyelenggarakan Lokakarya Penanganan Kumuh Tingkat Provinsi Bengkulu, di Hotel Santika (10/10), yang mengambil tema kolaborasi terpadu dalam upaya penanganan kumuh dan penataan permukiman di Provinsi Bengkulu.

Lokakarya dilakukan dengan tujuan menyamakan persepsi untuk menurunkan luasan permukiman kumuh di Provinsi Bengkulu, mewujudkan kolaborasi penanganan kawasan kumuh dengan berbagai stakeholder serta menjamin penyediaan infrastruktur pemukiman yang layak huni, produktif dan berkelanjutan.

Kepala Bappeda Litbang Jonior Hafis, MP melalui Sekretaris Arief Gunawan, S.Pt didampingi Kabid PSI Dwi Prian Dona, ST yang hadir pada lokakarya tersebut mengatakan bahwa peningktan akses terhadap infrastruktur dan pelayanan dasar di kawasan kumuh perkotaan bertujuan untuk mendukung terwujudnya permukiman perkotaan yang layak huni, produktif dan berkelanjutan.

Terkait dengan komitmen penanganan kawasan kumuh ini, Kabupaten Bengkulu Selatan belum memiliki perda tentang pencegahan dan peningkatan kualitas terhadap perumahan dan permukiman kumuh, serta Perbup tentang rencana penanganan perumahan dan permukiman kumuh. Yang sudah ada hanya sebatas Surat Keputusan tentang Penetapan Lokasi Tahun 2016. Untuk itu, kita berharap Perda dan Perbup dimaksud dapat kita siapkan di Tahun 2020 mendatang, tutup Dwi.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here