Bappeda Litbang Lakukan Monev Pembangunan Puskesmas Sulau

Monitoring dan Evaluasi (Monev) pada prinsipnya adalah upaya pemantauan hasil pelaksanaan pembangunan, dibandingkan dengan perencanaan, sehingga diketahui keberhasilan pembangunan dan manfaatnya. Dengan melaksanakan monev, dapat diketahui progres pelaksanaan pembangunan yang dilaksanakan, kesesuaian dengan perencanaan, serta hasil dan manfaat pembangunan bagi masyarakat. Proses dan tata cara monev telah diatur dalam PP No. 39 tahun 2006. Mengacu pada peraturan ini, monev juga memberikan manfaat sebagai dasar penyusunan perencanaan periode selanjutnya.

Dana Alokasi Khusus (DAK) adalah alokasi dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara kepada provinsi/kabupaten/kota tertentu dengan tujuan untuk mendanai kegiatan khusus yang merupakan urusan Pemerintahan Daerah dan sesuai dengan prioritas nasional. DAK termasuk di dalam Dana Perimbangan. Daerah penerima DAK wajib mencantumkan alokasi dan penggunaan DAK di dalam APBD. Penggunaan DAK dimaksud dilakukan sesuai dengan Petunjuk Teknis Penggunaan DAK.

Kepala Bappeda-Litbang Sukarni, SP, M.Si yang didampingi oleh Kepala Bidang Perekonomian, SDA Dan Infrastruktur (PSI) Dwi Prian Dona ST, ME, mengatakan bahwa  monitoring dan evaluasi penting kita lakukan untuk mengetahui apabila ada problem dilapangan dan sejauhmana progress yang telah dilakukan dan sebagai bahan dalam kegiatan koordinasi pembangunan daerah (Rakorbang) triwulan selanjutnya, pembangunan puskesmas sulau ini termasuk dalam proyek strategis daerah dengan item pekerjaan  Belanja Modal Bangunan Gedung Tempat Kerja (Penambahan Ruang atau Gedung baru Puskesmas Sulau) (DAK) sebesar Rp. 6.449.875.720,00. Semoga dengan adanya pembangunan baru ini dapat meningkatkan akses dan kualitas pelayanan kesehatan dasar, pelayanan kesehatan rujukan, dan pelayanan   kefarmasian,” ungkap Sukarni.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here