Kecamatan Pino Raya Selenggarakan Musrenbangcam Tahun 2020

Senin (10/02/2020), Kecamatan Pino Raya menggelar musyawarah Perencanaan Pembangunan Kecamatan (Musrenbangcam) tahun 2020 untuk penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2021. Kegiatan musrenbang tersebut mengusung Tema “SDM Unggul, Bengkulu Selatan Maju, Indonesia Maju”

Kegiatan yang diselenggarakan di Kantor Camat Pino Raya itu, dibuka langsung oleh Bupati Bengkulu Selatan, Gusnan Mulyadi, MM. Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan beberapa program Prioritas Pemerintah Daerah untuk mewujudkan Bengkulu Selatan EMAS, diantaranya Universal Health Coverage (UHC), Layanan Kesehatan Utama, Bantuan Operasional Sekolah Daerah (BOSDA), Replanting Sawit, Penumbuhan Ternak Intensif Terpadu (PATEN), Bengkulu Selatan Sentra Jagung, Pengembangan Ikan Patin dan Program CINTABS.

“Kita berkomitmen untuk membangun SDM unggul, baik dari sisi kualitas hidup, kompetensi bahkan dari sisi ekonominya. Maka dari itu, disamping kita masih akan berikan perhatian pada penyediaan infrastruktur berkualitas, kita juga luncurkan program-program yang berorientasi pada penguatan daya saing SDM di Bengkulu Selatan,” jelas Bupati.

Musrenbang Kecamatan di Kecamatan Pino Raya, selain dihadiri oleh Bupati, Kepala OPD dan anggota Forkopimcam, juga dihadiri 3 orang anggota DPRD Kabupaten Bengkulu Selatan Dapil II. Mewakili Ketua DPRD, Alimin SE, mengatakan bahwa forum musrenbang merupakan forum strategis untuk penajaman usulan masyarakat sehingga match dengan usulan reses yang telah disampaikan ke anggota DPRD.

Kepala Bappeda Litbang, Sukarni Dunip, SP.M.Si., menyampaikan bahwa usulan yang masuk melalui aplikasi eplanning dan kemudian dilakukan skoring berdasarkan skala prioritas sebanyak 91 usulan yang terdiri dari 47 usulan di bidang pembangunan infrastruktur, 20 usulan di bidang sosial budaya dan 24 usulan di bidang ekonomi.

“Jadi total usulan prioritas dari Kecamatan Pino Raya ini hampir berimbang antara infrastruktur, sosial budaya dan ekonomi. Namun angka yang diusulkan cukup fantastis yaitu mencapai Rp 864.977.605.100. Tentunya ini akan dilakukan verifikasi lanjutan sebelum diteruskan untuk diakomodir dalam Renja OPD sesuai bidang urusannya,” tutup Sukarni.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here