RAPAT KOORDINASI PEMBANGUNAN TRIWULAN III TAHUN 2020 KABUPATEN BENGKULU SELATAN

Manna -Bappeda Litbang Bengkulu Selatan bersama PJS Bupati yang diwakili oleh Asisten II Novman Ahmad Ali, SE dan semua Perwakilan OPD Kabupaten Bengkulu Selatan menggelar Rapat Koordinasi Pembangunan Triwulan III Tahun 2020.Acara digelar hari Selasa 3 Oktober 2020 bertempat di Aula Bappeda-Litbang Kabupaten Bengkulu Selatan.

Rangkaian kegiatan di Buka Secara resmi dengan kata sambutan PJS Bupati Isnan Fajri S. Sos, M. Kes yang diwakili langsung oleh Asisten II Kabupaten Bengkulu Selatan, beliau menyampaikan bahwa dampak dari Covid-19 telah mengakibatkan perubahan yang sangat signifikan pada upaya pencapaian target dan tujuan pembangunan yang telah ditetapkan. Pemotongan dana transfer dari pemerintah pusat memaksa kita harus melakukan rasionalisasi terhadap perencanaan program dan kegiatan yang telah kita susun sebelumnya, dan kondisi pemotongan dana transfer, baik Dana Alokasi Umum (DAU) maupun Dana Alokasi Khusus (DAK) juga masih berlaku pada alokasi pendapatan pada tahun 2021.

Untuk itu, diharapkan kepada seluruh kepala OPD agar benar-benar cermat dan presisi melakukan mapping dan menyusun perencanaan berorientasi outcome untuk tahun 2021.

Dalam Rapat Koordinasi Pembangunan Triwulan III Tahun 2020 ini Asisten II juga menyampaikan evaluasi dan pengendalian terhadap pelaksanaan pembangunan yang dilakukan oleh seluruh perangkat desa. Rakorbang yang dilakukan setiap triwulan ini penting sebagai sarana untuk kita membahas dan menyelesaikan permasalahan-permasalahan yang ada, sehingga dapat dirumuskan langkah-langkah dan strategi untuk mencapai target dantujuan pembangunan daerah.

Dalam kesempatan ini juga Asisten II mengajak kepada seluruh kepala OPD untuk meningkatkan kualitas kinerjanya, melakukan reformasi birokrasi, membangun dan menumbuhkembangkan inovasi di OPD masing-masing.

Novman Ahmad Ali,SE selaku asisten II Kabupaten Bengkulu Selatan berharap forum Rakorbang ini dapat memberikan manfaat bagi kemajuan Kabupaten Bengkulu Selatan ke depannya.

Dalam kesempatan yang sama kepala Bappeda-Litbang Kabupaten Bengkulu Selatan Sukarni SP,M.Si juga menyampaikan beberapa point dimana beliau mengevaluasi capaian kinerja Pemerintah Daerah disandingkan dengan target dalam RPJMD 2016-2021, Mengevaluasi kinerja sektoral sesuai dengan tugas dan fungsi serta kewenangan prangkat daerah, Mengevaluasi dan membahascatatan atau temuan dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), Mengevaluasi dan membahas upaya pengembangan inovasi daerah, dan penguatan komitmen dan kesepahaman dalam upaya pencapaian program prioritas pemerintah daerah.

Dalam Rakorbang Triwulan III ini beliau juga memberikan gambaran umum kondisi daerah dimana angka kemiskinan Kabupaten Bengkulu Selatan termiskin ke 3 setelah Kabupaten Seluma dan Kabupaten Kaur, Indeks pembangunan manusia Kabupaten Bengkulu Selatan tertinggi ke 2 setelah Kota Bengkulu, Opini BPK atas laporan keuangan Bengkulu Selatan salah satu Kabupatenyang belum pernah mendapatkan WTP selama 3 Tahun, Evaluasi SAKIP nilai akuntabilitas kinerja instansi pemerintah Kabupaten Bengkulu Selatan masih rendah, Nilai Reformasi Birokrasi Kabupaten Bengkulu Selatan juga masih rendah, dan Indeks inovasi daerah Kabupaten Bengkulu Selatan merupakan salah satu yang minim inovasi dengan peringkat 223 dari 548.

Sukarni SP,M.Si juga memberikan gambaran kondisi keuangan daerah dimana pendapan daerah Kabupaten Bengkulu Selatan tergantung dengan dana transfer daerah (DAU, DAK, DLL), PAD tidak optimal, Dana transfer menurun, Belanja daerah masih dibebani dengan belanja pegawai, Belanja tidak fokus dimana alokasi belanja pada program/kegiatan belum fokus pada pencapaian program prioritas, dan belum memiliki MAJOR PROJECT dimana alokasi anggaran belum menghasilkan produk yang secara luar biasa mampu meningkatkan kinerja Pemerintah Daerah.

Dalam Rakorbang Triwulan III kepala Bappeda-Litbang Bengkulu Selatan juga memberikan progres penanganan kasus Corona Virus Disease ( Covid-19 ) dimana pemerintah daerah kabupaten bengkulu selatan masih tetap berkomitmen terhadap upaya penanganan Covid-19 melalui program/kegiatan peningkatan kualitas layanan kesehatan, pemulihan ekonomi dan penanganan dampak sosial.

Beliau juga menyampaikan beberapa program prioritas Pemerintah Kabupaten Bengkulu Selatan, dimana program yang ditetapkan sebagai upaya untuk peningkatan kualitas kesehatan, pendidikan ( Mandatory Pemerintah Pusat ) dan Pemulihan ekonomi nasional ( PEN ) dan ekonomi daerah ( PED ).

terakhir beliau juga menyampaikan Beberapa kondisi yang harus dibahas bersama untuk meningkatkan kinerja pemerintah daerah antara lain upaya percepatan pencapaian indikator kinerja utama pemerintah daerah, upaya penumbuhan dan pengembangan inovasi pada setiap perangkat daerah hingga setiap jenjang eselonering pada perangkat daerah guna mendorong peningkatan kinerja dan membuka peluang mendapatkan tambahan pendapatan daerah dari IDID, membangun kesepahaman dan komitmen bersama untuk menciptakan minimal satu major project yang menjadi program /kegiatan andalan pada setiap perangkat daerah sehingga meningkatkan daya tawar dan daya jual program OPD, dan membangun koordinasi untuk integrasi standar pelayanan minimal (SPM) dalam dokumen perencanaan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here