Menyongsong New Normal Dalam Penyelenggaraan Pelayanan Publik

Rabu,3 Juni 2020 pukul 09:30 bertempat di Aula Bappeda-Litbang telah Dilaksanakan live streaming youtube yang dihadiri oleh Sekda bengkulu selatan didampingi oleh asisten satu, dua dan tiga serta dihadiri juga oleh kepala Bappeda-Litbang bengkulu selatan, Kadis DPMPTSP, Kadis Kesehatan, insektur inspektorat, direktur RSUD HD, Kadis Kominfo, Kadis Dukcapil, Kepala BKD PSDM, Kepala BPBD dan Kabag Ortala.

Menurut Asdep Koordinasi Pelaksanaan Kebijakan dan Evaluasi Pelayanan Publik Wilayah III Kementerian PANRB ibu Damayani Tyastianti New Normal adalah merupakan kebijakan membuka kembali aktifitas ekonomi, sosial dan kegiatan publik secara terbatas dengan menggunakan standar kesehatan sesuai dengan konteks mengatasi pandemi.

New Normal sendiri diberlakukan dengan kesadaran penuh bahwa wabah masih ada disekitar kita, untuk itu aktifitas ekonomi/publik dibolehkan dengan syarat menggunakan protokol kesehatan yang telah ditetapkan oleh pemerintah pusat dan pemerintah daerah. Jika dikaitkan dengan pandemi,normal baru merupakan situasi atau keadaan dimana kita melakukan aktivitas normal sehari-hari tetapi dengan pola dan prilaku yang mengacu pada tatanan baru yang disebabkan oleh virus Covid-19.

Selain itu kebijakan New Normal dengan penerapan protokol kesehatan membuat akses pelayanan publik kepada masyarakat menjadi terbatas. oleh karena itu perlu dilakukan untuk memaksimalkan pelayan publik dengan beralih ke sistem online yang selama ini telah berjalan. dan upaya peralihan itu perlu dibarengeni dengan memberikan edukasi/pemahaman serta sosialisasi secara masif kepada seluruh elemen masyarakatyang akan melakukan akses layanan publik. Dengan memanfaatkan sistem online dalam setiap layanan publik maka semua bisa diakses ditengah tatanan kehidupan baru “New Normal” tidak terganggu dan menjadi lebih efektif dan efisien.

Terakhir beliau menyampaikan pemerintah daerah harus memprioritaskan layanan publik kepada semua golongan masyarakat dan pemerintah daerah tidak bisa selalu bergantung kepada pemerintah pusat dalam melakukan kemajuan daerah untuk kehidupan baru “New Normal”.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here