Musrenbang Perubahan RPJMD Kabupaten Bengkulu Selatan 2016-2021

Rabu, (18/19) Bappeda Litbang melaksanakan musrenbang perubahan RPJMD Kabupaten Bengkulu Selatan 2016-2021 yang digelar di gedung pola Bappeda Litbang Kabupaten Bengkulu Selatan dan dibuka secara resmi oleh Bupati Bengkulu Selatan yang diwakili oleh Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra, Yunizar Hasan, SH,M.AP .

Dalam sambutannya, Yunizar mengatakan Musrenbang Perubahan RPJMD merupakan forum koordinasi antar instansi pemerintah dan partisipasi seluruh pelaku pembangunan dalam merumuskan program dan kegiatan pembangunan di Bengkulu Selatan. Sebagai perwujudan dari pendekatan partisipatif perencanaan pembangunan daerah dalam rangka sinkronisasi dan kesesuaian, antara capaian pembanguan daerah dengan indikator kinerja yang telah ditetapkan serta penyelarasan Dokumen RPJMD tahun 2016-2021, dengan program kebijakan Nasional yang akan dituangkan dalam RPJMN 2019-2024.

Dokumen RPJMD ini harus mencerminkan visi misi kepala Daera, untuk Bengkulu Selatan ada 12 prioritas termasuk salah satunya program budidaya ikan patin harus dimasukan “ujar Yunizar”.

Kepala Bappeda Litbang Bengkulu Selatan, Sukarni, SP,M.Si menyampaikan bahwa perubahan RPJMD Kabupaten Bengkulu Selatan Tahun 2016-2021 ini selain dikarenakan adanya pergerakan perubahan terhadap regulasi dan penyesuaian terhadap arah kebijakan serta program nasional, juga dalam rangka memenuhi tuntutan perbaikan substansi penyelenggaraan pemerintahan berbasis kinerja dalam kerangka Sistem Akuntabilitas Instansi Pemerintah (SAKIP).

Sukarni mengatakan, “Ada beberapa kebijakan yang telah ditetapkan oleh Pemerintah, yang menuntut harus kita lakukan penyesuaian, diantaranya terbitnya Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 2019, Permendagri Nomor 10 Tahun 2018, Permendagri Nomor 100 Tahun 2018, Permendagri Nomor 70 Tahun 2019 dan Permendagri Nomor 90 Tahun 2019, serta rumusan kebijakan dan program prioritas sebagaimana tertuang dalam rencana RPJMN Tahun 2019-2024.”

“Adapun tahapan yang akan kita laksanakan dalam perencanaan pembangunan tersebut yaitu Mapping, Pelaksanaan dan Evaluasi”. Pungkas Sukarni.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here