Musyawarah Rencana Pembangunan ( Musrenbang ) Kecamatan Manna Kabupaten Bengkulu Selatan Tahun 2021

Manna, Kamis 18 Februari 2021 Bappeda-Litbang mengikuti acara Musyawarah Rencana Pembangunan ( Musrenbang ) di Kecamatan Manna Kabupaten Bengkulu Selatan. Dalam acara tersebut Yudi Satria. SE selaku sekda dan Pelaksana Harian (PLH) hadir untuk membuka acara Musyawarah Rencana Pembangunan (musrenbang) di Kecamatan Manna. Acara berlangsung di aula kantor camat kecamatan manna.

Selain Sekda Kabupaten Bengkulu Selatan hadir Pula Kepala Bappeda-Litbang Sukarni, SP.M,Si, unsur Forkopimcam ( Polsek dan Kormil ), UPTD OPD ( Dinas PUPR, Dinas Perkim, Dinas Kesehatan, Dinas Perikanan, Dinas Pertanian, DPPKBP3A, DLHK dan Dinas Pariwisata ), Unsur Pendidikan, Kepala Desa dan Ketua BPD, Tokoh Perempuan, Tenaga ahli Kabupaten, Pendamping Desa dan Pendamping lokal Desa di Kecamatan Manna.

Dalam acara tersebut Kepala Bappeda-Litbang Sukarni, SP.M,Si memberikan penjelasan, dimana pada dasarnya acara musyawarah rencana pembangunan ( Musrenbang ) Kecamatan merupakan bahan untuk penyusunan RKPD Kabupaten Bengkulu Selatan Tahun 2022. Sukarni, SP.M,Si menyampaikan bahwasannya Musrenbang tahun 2021 ini mengalami banyak perubahan dari tahun-tahun sebelumnya dimana pada tahun ini musyawarah rencana pembangunan harus menyesuaikan kondisi dan efektifitas waktu serta harus selalu mengikuti protokol kesehatan yang berlaku. Untuk tahun 2021 ke tahun 2022 hal penting yang menjadi pokok permasalahan yaitu pada sektor pemulihan ekonomi dan kesehatan. Diakhir tahun 2020 pertumbuhan ekonomi dan kesehatan sangat memprihatinkan ini semua disebabkan masih adanya penyebaran covid-19.

Sukarni, SP.M,Si juga meminta kepada semua desa yang melakukan usulan diaplikasi juga diusulkan di Pokir hal ini bertujuan agar hasil usulan bisa disinkronkan dan dapat segera terleasisasi dan Beliau juga mengajak agar semua pihak dapat dilibatkan dan bekerja sama.

Turman. SE selaku Camat Manna juga menjelaskan bahwasannya kecamatan Manna masih sangat membutuhkan pembangunan dalam sektor infrastruktur, beliau juga memberikan bahwa program prioritas di kecamatan manna antara lain pembangunan jalan di desa ketaping sampai dengan desa trulung, pembangunan stadion mini dan pembangunan jalan sentra produksi rimbo bacang yang melawati tiga desa ( desa lubuk sirih ulu, desa lubuk sirih ilir dan desa jeranglah rendah ).

Beliau sangat mengharapakan agar program prioritas di kecamatan manna bisa segera terleasisasi di tahun 2021 atau pada tahun 2022 hal ini semua bertujuan untuk mendukung peningkatan pendapatan masyarakat. Dalam hal penginputan usulan diaplikasi Turman. SE juga menjelaskan dari 17 desa hanya 6 desa yang melakukan penginputan di aplikasi dan 2 desa melakukan penginputan di aspirasi masyarakat.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here