Pembahasan Rancangan RPJMD Kab.Bengkulu Selatan Tahun 2021-2026

Kota Manna.- Bertempat di Gedung Rapat DPRD BS rabu (18/08/21) tim penyusun RPJMD Bappeda ikuti rapat pembahasan rancangan RPJMD di gedung DPRD BS. Rapat tersebut dihadiri langsung oleh ketua Pansus RPJMD Minadi dan anggota , serta wakil bupati BS dan tim penyusun RPJMD BS.

Dalam Rapat tersebut ketua pansus mengatakan tim penyusun RPJMD masih banyak mengalami kendala terutama kendala dalam program-program kegiatan di RPJMD. Beliau meminta rekan-rekan anggota pansus untuk selalu berdiskusi dan saling memahami permasalahan-permasalahan yang terjadi dalam penyusunan RPJMD.

Kepala Bappeda Sukarni SP,MSi selaku ketua tim penyusunan RPJMD juga menjelaskan Dasar hukum penyusunan RPJMD ini sendiri harus sesuai berdasarkan undang-undang nomor 25 tahun 2004 tentang sistem perencanaan pembangunan nasional, Undang-undang nomor 23 tahun 2013 tentang sistem pemerintahan daerah dan permendagri nomor 86 tahun 2017 tentang tata cara perencanaan, pengendalian dan evaluasi pembangunan daerah, tata cara evaluasi raperda tentang RPJPD dan RPJMD , serta tata cara perubahan RPJPD,RPJMD, dan RKPD. Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) sendiri merupakan pedoman untuk memberikan arah terhadap kebijakan keuangan daerah, strategi pembangunan daerah, kebijakan umum, dan program Organisasi Perangkat Daerah, lintas Organisasi Perangkat Daerah dan program kewilayahan dimana dengan adanya perencanaan yang baik maka setiap program dan kebijakan kepala daerah berjalan di atas rel yang seharusnya dalam upaya pencapaian visi dan misi serta tujuan untuk kesejahteraan rakyat Kabupaten Bengkulu Selatan.

Beliau juga menjelaskan ruang lingkup perencanaan pembangunan daerah adalah suatu proses untuk menentukan kebijakan masa depan,melalui urutan pilihan yang melibatkan berbagai unsur pemangku kepentingan, guna pemanfatan dan pengalokasian sumber daya yang ada dalam jangka waktu tertentu di daerah.

Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Bengkulu Selatan Tahun 2021-2026 disusun dengan tetap mengacu pada Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM) Nasional dan RPJM Daerah Provinsi Bengkulu, agar tercipta koordinasi dan sinkronisasi berbagai program pembangunan sehingga saling mendukung, konsisten, sinergis, sejalan dan selaras serta menghindari terjadinya tumpang tindih yang pada akhirnya diharapkan berbagai program pembangunan yang dilakukan bisa memberi manfaat yang lebih besar kepada masyarakat, tegas beliau.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here