Rapat Koordinasi dan Sosialisasi Program Pencegahan Korupsi Terintegrasi/Monitoring Center For Prevention (MCP)

Rabu 29 April 2020 bertempat di Aula Bappeda Litbang Kabupaten Bengkulu Selatan telah dilaksanakan rapat melalui video converence bersama Kepala Korwil V KPK RI yang dihadiri Oleh Sekretaris daerah Kabupaten Bengkulu Selatan, kepala Bappeda Litbang Bengkulu Selatan,Asisten 2 Bengkulu selatan, Inspektorat Bengkulu Selatan, BKPSDM,BPPKAD, DPMD,UKPBJ,ORTALA, DPMPTSP,PUPR,SEKWAN, dan Kepala OPD terkait 8 area Renaksi Pencegahan Terintegrasi.

Dalam Rapat tersebut Kepala Korwil V KPK RI menegaskan untuk setiap Pemerintah Daerah Fokus dalam Pencegahan Korupsi.Dalam Rapat tersebut dibahas juga Titik-Titik rawan Korupsi Penanganan Covid-19 ada dibeberapa sektor antara lain, Pengadaan Barang dan Jasa, Filantropi atau Sumbangan Pihak Ketiga, Recofusing dan Realokasi Anggaran Covid-19 APBN dan APBD,dan Penyelenggaraan Bantuan Sosial/Social Safety Net pada Pemerintah Pusat dan Daerah.

Untuk menanggulangi hal tersebut KPK RI telah melakukan langkah-langkah Antisipatif antara lain langkah Antisipatif Pengadaan Barang/Jasa berdasarkan Surat Edaran KPK Nomor 8 Tahun 2020 Tanggal 2 April 2020 Tentang Penggunaan Anggaran Pelaksanaan Barang/Jasa Dalam Rangka Pecepatan Penanganan Covid-19 Terkait Pencegahan Korupsi.Langkah Antisipatif Filantropi/Sumbangan mengacu kepada Surat KPK Nomor B/1939/GAH.00/01-10/04/2020 tertanggal 14 April 2020 tentang Penerimaan Sumbangan/Hibah dari Masyarakat.dan Langkah Antisipatif Bantuan Sosial berdasarkan Surat Edaran KPK Nomor 11 Tahun 2020 Tanggal 21 April 2020 tentang Penggunaan DTKS dan Data Non-DTKS Dalam Pemberian Bantuan Kepada Masyarakat.

Dalam rapat tersebut Kepala Korwil V KPK RI berpesan untuk setiap Kepala Daerah dan Dinas-Dinas Terkait di Tiap Kabupaten harus sama-sama menjaga dan mengawal dana yang Difokuskan Untuk Pencegahan Covid-19.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here