Rapat Persiapan Pengusulan Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik Kabupaten Bengkulu Selatan TA.2021

4 juni 2020 bertempat di ruang aula Bappeda-Litbang Bengkulu Selatan telah dilaksanakan agenda kegiatan rapat persiapan pengusulan dana alokasi khusus (DAK) fisik kabupaten bengkulu selatan TA.2021 yang dihadiri oleh Wakil Bupati bengkulu selatan H. Rifai Tajudin, Sekretaris Daerah bengkulu selatan Yudi Satria.MM, Kepala Bappeda-Litbang bengkulu selatan Sukarni, SP.M.Si dan jajaran OPD yang ada di kabupaten bengkulu selatan.

Menurut kepala Bappeda-Litbang bengkulu selatan gambaran umum APBD kabupaten bengkulu selatan tahun anggaran 2020 sebelum covid-19 terdapat tiga bagian antara lain pendapatan, belanja dan pembiayaan daerah dimana persentase pendapatan dan pembiayaan daerah lebih kecil dari pengeluaran.Berdasarkan surat menteri keuangan Nomor: S-247/MK.07/2020 tentang penghentian proses PBJ DAK FISIK TA.2020 berdampak pada beberapa bidang dan sub bidang DAK yang tidak dapat dilanjutkan seperti DAK Reguler yang mencangkup bidang dan sub bidang antara lain bidang pendidikan dan perpustakaan daerah.DAK Penugasan berdampak pada Transportasi pedesaan,pariwisata,kelautan dan perikanan baik kabupaten maupun kota.

Dilain sisi kepala Bappeda-Litbang juga menjelaskan Prioritas Nasional RKP tahun 2021 perlu adaptif dan responsif untuk mempercepat pemulihan ekonomi,reformasi sosial,pemulihan industri,pariwisata,investasi reformasi sistem kesehatan nasional dan harus tetap fokus dalam segi pembangunan. Arah kebijakan DAK FISIK TA.2021 ada dua bagian antara lain DAK Reguler dan DAK Penugasan. DAK Reguler juga terbagi menjadi dua bidang seperti bidang pendidikan dan bidang kesehatan dan pada DAK Penugasan terdapat tiga bagian bidang antara lain penurunan stunting,penanggulangan kemiskinan,ketahanan pangan dan penyediaan infrastruktur ekonomi berkelanjutan.Dalam menyampaiakan pemaparannya kepala Bappeda-Litbang berpesan dan mengajak kepada seluruh jajaran yang terkait di bengkulu selatan untuk tetap semangat dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan untuk bengkulu selatan yang lebih maju.

Pada acara rapat tersebut Wakil Bupati Bengkulu Selatan H.Rifai Tajudin juga menyampaikan arahan Bupati Bengkulu Selatan dimana evaluasi kondisi APBD tahun 2020 sangat berimbas besar bagi perekonomian daerah dan membawa dampak sosial di berbagai sektor seperti sektor pertumbuhan ekonomi,angka kemiskinan dan tingkat pengangguran. Dalam arahan tersebut wakil bupati juga menyampaikan isu strategis dan tantangan pembangunan kabupaten bengkulu selatan dimana dampak yang paling menonjol setelah covid-19 terdapat masih tingginya angka kemiskinan,masih belum optimalnya kualitas dan aksesibilitas layanan pendidikan dan kesehatan,masih perlunya peningkatan kualitas infrastruktur dasar ( jalan,jembatan,irigasi dan lain-lain ),masih belum berkembangnya potensi ketahanan ekonomi daerah dan masih perlunya penguatan ketahanan dan kedaulatan pangan daerah.

Adapun target capaian kinerja pemerintah daerah kabupaten bengkulu selatan tahun 2021 merujuk kepada nilai sakip, opini atas laporan keuangan, angka kemiskinan, angka usia harapan hidup, tingkat pengangguran dan pertumbuhan ekonomi. Terakhir wakil bupati menyampikan arahan bupati dimana sangat diharapkan OPD pengampu DAK benar-benar fokus untuk pengusulan DAK 2021 untuk menunjang kinerja pembangunan pemerintah daerah ungkap beliau.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here