RKPD 2021 Bernafaskan Permendagri 90/2019, Bappeda Litbang Ajak OPD Mapping

Terbitnya Permendagri 90/2019 membawa perubahan yang signifikan dalam sistem perencanaan terutama untuk penyusunan RKPD tahun 2021, yang selain harus mempedomani program/kegiatan sesuai RPJMD, namun juga harus sudah mengakomodir kegiatan/sub kegiatan sesuai Permendagri 90/2019.

Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Bappeda Litbang, Sukarni Dunip, SP,M.Si. pada saat memberikan arahan pada pembukaan kegiatan asistensi mapping (pemetaan) sesuai Permendagri 90/2019 yang dilaksanakan sejak tanggal 27/1/2020 dan akan berakhir pada tanggal 30/1/2020 di Bappeda Litbang.

“Untuk menjembatani antara program/kegiatan dan kegiatan/sub kegiatan dalam dokumen perencanaan tahun 2021, maka harus dilakukan pemetaan untuk mengetahui kegiatan/sub kegiatan mana yang akan dimasukkan dalam dokumen Renja maupun RKPD tahun 2021,” tambah Sukarni.

Kabid. P2EPD, Suwito menambahkan bahwa pemetaan Permendagri 90/2019, merupakan hal wajib yang harus dilakukan, karena apabila tidak dilakukan maka dimungkinkan OPD tidak memiliki kegiatan di 2021.

“Keharusan pemetaan ini juga ditegaskan dalam SE Mendagri Nomor: 130/736/SJ tertanggal 27 Januari 2021, yang nantinya akan diinputkan ke dalam aplikasi yang di bangun oleh Kemendagri yaitu https://sipd.kemendagri.go.id. Jadi kalo kita tidak lakukan mapping maka nanti tidak bisa input aplikasi dan bisa jadi 2021 tidak akan punya kegiatan.” tutup Suwito.

Dokumentasi proses pemetaan dalam dilihat pada link Galeri Foto

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here