Suburkan Kembali Budaya dan Nilai Kearifan Lokal, Bupati Ajak Masyarakat Galakkan Gotong Royong

“Orang tua kita dulu memiliki nilai dan budaya, yang secara nyata telah terbukti mampu menjadi solusi untuk menyelesaikan sebagian besar permasalahan-permasalahan yang kita hadapi. Nilai dan budaya itu adalah gotong royong,” jelas Bupati Bengkulu Selatan, Gusnan Mulyadi, SE.MM dihadapan peserta Musrenbang RKPD Tingkat Kecamatan di Kecamatan Pasar Manna (24/2/2020).

Hal itu disampaikan Bupati, yang melihat masih banyaknya masalah sampah, drainase dan beberapa masalah lainnya yang muncul di wilayah perkotaan, bahkan terkadang menimbulkan dampak ikutan yang merugikan berupa banjir dan sumber penyakit seperti malaria, DBD dan lain sebagainya.

Gusnan Mulyadi, SE.MM

“Kita telah buktikan, dengan gotong royong kita bisa menyelesaikan permasalahan, salah satu contohnya adalah masalah saluran irigasi di Seginim dan masalah-masalah lainnya di beberapa tempat. Yang kita lakukan itu tanpa dana APBD sedikitpun. Maka, saya mengajak Camat, Lurah, Kades dan masyarakat semua untuk bersama-sama kita bergotong royong di wilayah kita masing-masing. Saya tidak memerintah, tapi saya mengajak. Silahkan jadwalkan dan saya siap ikut serta berpartisipasi,” tambah Bupati.

Bupati melanjutkan bahwa gotong royong adalah bagian dari gerakan CINTABS. Dengan gotong royong selain bisa menyelesaikan permasalahan kebersihan, memperbaiki fasilitas umum yang rusak dan manfaat baik lainnya, yang tidak kalah penting adalah sebagai wadah saling silaturahim untuk mengokohkan persatuan dan semangat kebersamaan diantara warga.

“Mari kita tumbuh-suburkan gerakan CINTABS, sebagai bentuk rasa memiliki dan tanggung jawab kita terhadap Kabupaten Bengkulu Selatan yang kita cintai ini, agar menjadi daerah yang nyaman, aman dan sejahtera,” tutup Bupati.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here