Musrenbang Kecamatan Pino Raya Resmi Dibuka, Fokus Sinkronisasi Pembangunan Daerah

Pemerintah Kabupaten Bengkulu Selatan melalui Bappeda Litbang gelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat kecamatan sebagai bagian dari tahapan penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Bengkulu Selatan. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Kecamatan Pino Raya dan berlangsung dengan tertib serta penuh partisipasi dari berbagai unsur.

Musrenbang Kecamatan Pino Raya secara resmi dibuka oleh Staf Ahli Bupati Bengkulu Selatan Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan, Sukarni Dunip, S.P., M.Si, yang hadir mewakili Bupati Bengkulu Selatan. Kegiatan ini menjadi forum strategis dalam menyelaraskan kebutuhan dan aspirasi masyarakat dengan arah kebijakan pembangunan daerah.

Musrenbang tingkat kecamatan tersebut dihadiri oleh seluruh kepala desa se-Kecamatan Kota Manna dan Kecamatan Pasar Manna. Selain itu, turut hadir unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), tokoh agama, tokoh masyarakat, perwakilan organisasi kemasyarakatan, serta unsur perangkat daerah terkait lainnya.

Dalam sambutannya, Sukarni Dunip menegaskan bahwa Musrenbang merupakan wadah resmi dan strategis untuk menjaring aspirasi masyarakat secara berjenjang, mulai dari tingkat desa hingga kecamatan, sebelum dirumuskan dalam perencanaan pembangunan kabupaten.

Menurutnya, Musrenbang tidak hanya sekadar agenda rutin tahunan, melainkan sarana penting dalam mewujudkan pembangunan yang partisipatif, transparan, dan berorientasi pada kebutuhan nyata masyarakat.

“Musrenbang menjadi forum untuk menyelaraskan antara kebutuhan masyarakat di lapangan dengan kebijakan pembangunan daerah. Oleh karena itu, setiap usulan yang disampaikan harus berdasarkan skala prioritas, mempertimbangkan urgensi, manfaat, serta kemampuan keuangan daerah,” ujar Sukarni Dunip.

Ia juga mengingatkan agar seluruh pemangku kepentingan yang hadir dapat mengikuti proses Musrenbang dengan serius dan konstruktif, sehingga menghasilkan rumusan program dan kegiatan yang benar-benar berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Lebih lanjut, Sukarni Dunip menekankan pentingnya sinkronisasi antara program pembangunan desa dengan rencana pembangunan kecamatan dan kabupaten. Ia berharap tidak terjadi tumpang tindih program, melainkan saling mendukung dan melengkapi.

“Sinergi antarlevel pemerintahan sangat diperlukan agar pembangunan berjalan efektif dan efisien. Usulan yang disampaikan desa hendaknya disesuaikan dengan visi pembangunan daerah, sehingga dapat direalisasikan secara bertahap dan berkelanjutan,” tambahnya.

Ia juga mengapresiasi peran aktif kepala desa, tokoh masyarakat, dan seluruh unsur yang hadir dalam mendukung proses perencanaan pembangunan di Kecamatan Pino Raya.

Sementara itu, Camat Pino Raya Sulaiman Effendi dalam paparannya menyampaikan gambaran umum kondisi wilayah Kecamatan Pino Raya serta arah prioritas pembangunan yang diusulkan melalui Musrenbang tingkat kecamatan.

Sulaiman Effendi menjelaskan bahwa Musrenbang Kecamatan Pino Raya merupakan lanjutan dari Musrenbang desa yang sebelumnya telah dilaksanakan di seluruh desa. Seluruh usulan yang masuk telah melalui proses musyawarah di tingkat desa dan dikompilasi untuk dibahas dan diprioritaskan di tingkat kecamatan.

“Musrenbang kecamatan ini bertujuan untuk mengintegrasikan seluruh usulan dari desa agar selaras dengan kebijakan pembangunan Kabupaten Bengkulu Selatan. Fokus utama kami adalah pada program yang benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat,” jelasnya.

Menurut Sulaiman Effendi, prioritas pembangunan di Kecamatan Pino Raya masih didominasi oleh sektor infrastruktur dasar, seperti peningkatan dan perbaikan jalan desa, sarana air bersih, serta fasilitas pendukung pelayanan publik. Selain itu, sektor pemberdayaan ekonomi masyarakat, pertanian, dan peningkatan kualitas sumber daya manusia juga menjadi perhatian utama.

Camat Pino Raya menegaskan bahwa dalam proses penyusunan usulan, pihak kecamatan menekankan prinsip keadilan dan pemerataan pembangunan antarwilayah desa. Hal ini dilakukan agar seluruh masyarakat dapat merasakan manfaat pembangunan secara merata.

“Kami berupaya memastikan bahwa usulan yang diprioritaskan tidak hanya berdasarkan keinginan, tetapi benar-benar didasarkan pada kebutuhan dan permasalahan yang dihadapi masyarakat di lapangan,” ujar Sulaiman Effendi.

Ia juga mengajak seluruh kepala desa untuk terus berperan aktif dalam mengawal dan mengawasi proses perencanaan hingga pelaksanaan pembangunan di wilayah masing-masing.

Musrenbang Kecamatan Pino Raya juga melibatkan unsur Forkopimda, tokoh agama, dan tokoh masyarakat sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam membangun komunikasi dan koordinasi lintas sektor. Kehadiran unsur-unsur tersebut dinilai penting untuk memberikan masukan, pandangan, serta dukungan terhadap rencana pembangunan yang akan disusun.

Tokoh masyarakat yang hadir menyampaikan apresiasi terhadap pelaksanaan Musrenbang yang dinilai sebagai ruang dialog terbuka antara pemerintah dan masyarakat. Mereka berharap hasil Musrenbang dapat benar-benar direalisasikan sesuai dengan kesepakatan yang telah dicapai.

Melalui pelaksanaan Musrenbang tingkat Kecamatan Pino Raya, diharapkan dapat dihasilkan rumusan usulan kegiatan pembangunan yang realistis, terukur, dan sesuai dengan prioritas pembangunan daerah. Hasil Musrenbang ini selanjutnya akan dibawa ke forum perencanaan di tingkat kabupaten untuk dibahas dan diselaraskan dengan program perangkat daerah.

Pemerintah Kecamatan Pino Raya berkomitmen untuk terus mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam setiap tahapan pembangunan, mulai dari perencanaan, pelaksanaan, hingga pengawasan.

Dengan semangat kebersamaan dan sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan seluruh pemangku kepentingan, Musrenbang Kecamatan Pino Raya diharapkan mampu menjadi landasan kuat dalam mewujudkan pembangunan yang inklusif, berkelanjutan, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat Kabupaten Bengkulu Selatan.

Leave A Comment