Bappeda Litbang Bengkulu Selatan Gelar Bimtek Data dan Informasi Geospasial, Tingkatkan Kapasitas SDM Perangkat Daerah

BENGKULU SELATAN – Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Penelitian dan Pengembangan (Bappeda Litbang) Kabupaten Bengkulu Selatan menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Data dan Informasi Geospasial sebagai upaya meningkatkan kapasitas sumber daya manusia dalam pengelolaan serta pemanfaatan data geospasial di lingkungan pemerintah daerah. Kegiatan ini dilaksanakan selama dua hari, pada 20–21 Oktober 2026, bertempat di Aula Bappeda Litbang Kabupaten Bengkulu Selatan.

Kegiatan tersebut dibuka secara langsung oleh Kepala Bappeda Litbang Kabupaten Bengkulu Selatan, Fikri Aljauhari, S.STP., MM. Bimtek ini diikuti oleh peserta yang berasal dari sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bengkulu Selatan, dengan menghadirkan narasumber dari Badan Informasi Geospasial (BIG) Republik Indonesia.

Pelaksanaan kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam memperkuat kemampuan aparatur dalam penyelenggaraan informasi geospasial. Penguatan kapasitas tersebut dinilai penting untuk mendukung ketersediaan data yang akurat, terstruktur, dan dapat dimanfaatkan sebagai bahan pendukung perencanaan pembangunan maupun pengambilan kebijakan daerah.

Bimtek Data dan Informasi Geospasial juga dilaksanakan dengan mengacu pada Peraturan Bupati Bengkulu Selatan Nomor 12 Tahun 2025 tentang Pedoman Pembangunan Infrastruktur Informasi Geospasial di Simpul Jaringan Informasi Geospasial Daerah di Kabupaten Bengkulu Selatan. Regulasi tersebut menjadi salah satu landasan dalam mendorong pengembangan infrastruktur informasi geospasial di lingkungan pemerintah kabupaten.

Dalam sambutannya sekaligus membuka kegiatan, Kepala Bappeda Litbang Bengkulu Selatan, Fikri Aljauhari, S.STP., MM., menekankan pentingnya peningkatan kompetensi aparatur dalam memahami dan mengelola data serta informasi geospasial. Kemampuan tersebut menjadi salah satu aspek pendukung dalam mewujudkan tata kelola data pembangunan yang lebih baik, sehingga informasi yang tersedia dapat digunakan secara tepat sesuai kebutuhan masing-masing perangkat daerah.

Melalui kegiatan ini, peserta diharapkan tidak hanya memperoleh pemahaman teoritis mengenai informasi geospasial, tetapi juga mampu mengembangkan keterampilan teknis dalam pengolahan, pengintegrasian, dan penyajian data spasial. Dengan demikian, pengetahuan yang diperoleh dapat diterapkan dalam mendukung pelaksanaan tugas dan fungsi perangkat daerah.

Selama pelaksanaan bimtek, peserta mendapatkan materi dan praktik langsung yang berkaitan dengan penyelenggaraan informasi geospasial serta pemanfaatan aplikasi Quantum Geographic Information System (QGIS). Aplikasi ini digunakan sebagai perangkat pendukung dalam pengolahan, analisis, dan visualisasi data geospasial.

Peserta juga mengikuti praktik mengubah data tabular yang memiliki koordinat menjadi data spasial. Selain itu, kegiatan dilanjutkan dengan praktik integrasi data tabular dan data spasial. Materi tersebut menjadi bagian penting dalam membangun pemahaman mengenai hubungan antara data berbentuk tabel dan representasi informasi dalam bentuk peta.

Melalui praktik tersebut, peserta diperkenalkan pada tahapan dasar pengolahan data geospasial, termasuk membaca berkas data vektor dan raster, mengakses peta dasar atau basemap, serta memahami sejumlah properti peta seperti sistem referensi koordinat, label, simbolisasi, dan atribut data.

Mendukung Perencanaan Pembangunan Berbasis Data

Penguatan kapasitas aparatur dalam pengelolaan informasi geospasial memiliki peran strategis dalam mendukung proses perencanaan pembangunan daerah. Data yang tersusun dengan baik dapat membantu perangkat daerah memahami kondisi wilayah, mengidentifikasi kebutuhan pembangunan, serta menyediakan informasi pendukung dalam penyusunan program dan kegiatan sesuai tugas masing-masing.

Dengan kemampuan teknis yang semakin baik, perangkat daerah diharapkan dapat meningkatkan kualitas pengelolaan data sektoral sekaligus memperkuat koordinasi dalam penyediaan informasi pembangunan. Pengelolaan data yang terintegrasi juga menjadi salah satu faktor penting dalam mendorong perencanaan yang lebih terarah, terukur, dan berbasis bukti.

Melalui Bimtek Data dan Informasi Geospasial ini, Bappeda Litbang Kabupaten Bengkulu Selatan berupaya mendorong peningkatan kompetensi aparatur sekaligus memperkuat implementasi pembangunan infrastruktur informasi geospasial di daerah.

Ke depan, pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh selama kegiatan diharapkan dapat diterapkan secara berkelanjutan oleh masing-masing perangkat daerah. Dengan demikian, data dan informasi geospasial dapat dimanfaatkan secara lebih optimal untuk mendukung sinkronisasi data, meningkatkan kualitas perencanaan, serta menunjang pembangunan Kabupaten Bengkulu Selatan yang lebih efektif dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

Leave A Comment